Cara mengetahui apakah kacer tipe panas atau dingin

Tags

Kacer menjadi salah satu burung yang paling banyak diminati para kicaumania, selain suaranya yang merdu gaya tarungnya yang indah juga menjadi daya tarik bagi para pencinta kacer. Beberapa waktu lalu ada pertanyaan yang masuk melalui email tentang cara membedakan kacer tipe panas dan tipe dingin dan saya spontan langsung menjawab perbedaannya hanya pada saat burung tersebut sedang bertarung digantangan.

Cara mengetahui karakter kacer tipe panas dan dingin
Gaya tarung kacer gacor
Dengan mengetahui tipe kacer panas atau dingin kita bisa memaksimalkan perawatan agar burung langsung gacor dan tancap saat digantang. Untuk mengetahui settingan kacer tipe dingin atau panas tentunya perlu pengamatan keseharian dari mulai buka krodong, mandi, jemur dan saat ketemu lawan semua harus dipelajari.

Baca juga : Ciri fisik kacer yang mempunyai suara keras dan fighter

Ciri Kacer tipe panas merupakan kacer yang mudah emosi/ birahi tinggi, jadi saat ketemu musuh atau hanya mendengar suaranya saja burung langsung ngeplay sambil mengeluarkan isiannya. Sedangkan ciri-ciri kacer tipe dingin merupakan burung yang lama panas/ emosi perlu perawatan kusus seperti pemberian EF berupa ulat hongkong untuk mendongkrak emosinya. Beberapa ciri-ciri untuk membedakan kacer tipe panas atau dingin antara lain :

Kacer Tipe Panas
  • Suka sekali mandi, walaupun baru buka krodong saat dimasukkan pada keramba mandi langsung nyemplung
  • Tidak kuat dijemur lama, burung cepat mangap ketika dijemur pada sinar matahari
  • Burung langsung buka ekor dan mengeluarkan isian walaupun hanya mendengar suara mp3 kacer
  • Saat digantang burung langsung ngotot dan gaya tarung nakal suka naik turun pangkringan dan nabrak jeruji (perlu diseting birahi agar mau nancep)
  • Burung lebih cepat mbedes/ suka mbedesi
  • Burung lebih cepat ngos-ngosan karena terlalu mengeluarkan tenaga saat digantangkan (perlu latih umbaran untuk melatih stamina dan nafas panjang)
Kacer Tipe Dingin
  • Burung kurang suka mandi, biasanya mau mandi sendiri kalau setelah dijemur saja
  • Burung kuat dijemur, walaupun dijemur lama burung masih kelihatan belum ngos-ngosan membuka mulut
  • Burung hanya siul menyaut saat mendengar suara kacer lain
  • Saat digantang terkadang burung hanya diam dan baru mulai berkicau saat menit terakhir
  • Burung hanya mengeluarkan suara siulannya saat digantang karena lama panas/ kurang fighter
  • Saat sudah panas burung bermain dengan tancap dan mengeluarkan suara isiannya tetapi hanya saat menit-menit akhir
  • Burung tidak mudah mbedes tetapi lebih suka nyiblek naik turunkan ekornya.
Karakter kacer tipe panas dan dingin sebenarnya sama-sama bagus, tinggal kita bagaimana mencari settingan yang pas saja seperti kalau sudah ketahuan kacer tipe panas berarti perlu latihan umbar yang lebih lama agar nafas dan stamina tidak gampang loyo dan jika kacer tipe dingin berarti penjemuran dan pemberian EF yang tepat untuk mendongkrak birahi dengan cepat.

Kalau karakter dan kemauan burung sudah kita ketahui pasti gampang membuat kacer gacor buka ekor saat digantang, yang terpenting kita teliti dan konsisten dalam merawat burung tersebut. Penilaian lomba kacer bukan hanya tentang gaya tarung buka ekor saja tetapi perlu diperhatikan volume dan suara isian burung tersebut.

Artikel Terkait

4 komentar

Kalau ada kesamaan judul dan isi artikel mohon dimaklumi.

Sertakan sumbernya TS biar ga jadi salah paham

Silahkan berkomentar yang baik dan menarik sesuai dengan isi konten.
Komentar yang tidak diperbolehkan :

1. Berbau penghinaan SARA
2. Komentar dengan Link hidup ( akan dianggap spam )
3. Komentar tidak nyambung dengan isi postingan
EmoticonEmoticon