Tips agar ciblek dan prenjak ombyokan tidak gampang mati

Ciblek ombyokan adalah ciblek hasil tagkapan hutan yang banyak dijual para pedagang pada sangkar ukuran besar dengan cara dicampur jadi satu. Terkadang kita menemukan burung dalam keadaan masih ada getah/pulut yang menempel pada bulu tersebut karena memang cara menangkap ciblek muda hutan ini dengan cara dipikat dan dijebak menggunakan getah.

Selain harganya yang lebih murah dari ciblek anakan kelebihan membeli ciblek muda hutan adalah kita dapat langsung memilih sesuai ciri fisik yang diyakini memiliki suara yang keras dan rapet, selain itu jantan dan betina ciblek sudah dapat dilihat juga dengan cara melihat warna paruh dan panjang ekor.

Ciblek muda hutan jantan prospek
Ciblek Kebun Jantan
Baiklah, setelah anda memilih ciblek muda hutan yang sehat dan dirasa prospek maka langkah selanjutnya bagaimana agar ciblek ombyokan tersebut tidak mati setelah kita rawat.
  1. Pilih ciblek dengan cara disemprot air agar burung bisa ditangkap dengan mudah dan untuk menandai agar tidak tertukar dengan burung lain.
  2. Usahakan membawa pulang ciblek ombyokan dengan sangkar kecil dan dikerodong, jika tidak ada gunakan kantongan yang terbuat dari kertas semen yang sudah dilubangi untuk pernafasan.
  3. Setelah sampai rumah burung segera ditempatkan pada sangkar harian.
  4. Burung tidak usah dikerodong, tetapi ditempatkan pada tempat yang sepi dulu agar burung tenang.
  5. Berikan pakan berupa ulat kandang dan juga jangkrik kecil, burung tangkapan hutan masih harus dikasih pakan hidup.
  6. Jangan paksakan burung untuk memakan voor dahulu, yang penting burung mau makan walaupun itu hanya ulat ataupun jangkrik kecil.
  7. Jika burung masih bertahan hidup dalam jangka waktu 1 hari dan burung lahap memakan ulat tadi maka langkah selanjutnya adalah mulai memberikan pakan voor lembut.
  8. Cara agar burung ciblek gropyokan mau makan voor yaitu dengan cara memberikan voor yang telah dicampur dengan kroto atau potongan ulat hongkong, jadi voor dicampur kroto lalu diaduk terus bagian atas sendiri dikasih kroto yang tidak dicampur voor.
  9. Dalam proses pengevooran ini biasanya burung akan mulai memakan voor dalam waktu 3 hari, walaupun begitu tetap diberikan pakan hidup seperti UK UH dan juga jangkrik.
  10. Proses terakhir yaitu penjinakan, jika burung sudah mau makan voor dapat dipastikan burung akan dapat hidup dan mulai mandi jemur agar burung menjadi jinak dan gacor
Cara agar ciblek dan prenjak ombyokan tidak mati diatas sudah saya lakukan sendiri dan terbukti beberapa kali beli ciblek muda hutan sampai sekarang masih hidup dan dapat berkicau nembak ngebrem.

Artikel Terkait

Silahkan berkomentar yang baik dan menarik sesuai dengan isi konten.
Komentar yang tidak diperbolehkan :

1. Berbau penghinaan SARA
2. Komentar dengan Link hidup ( akan dianggap spam )
3. Komentar tidak nyambung dengan isi postingan
EmoticonEmoticon